Jumat, 09 Januari 2026

Rekomendasi Tools Cek Performa Experience Website

Naseonal.com - Rekomendasi Tools Cek Performa Experience Website

Rekomendasi Tools Cek Performa Experience Website

E-E-A-T adalah algoritma ranking terbaru yang dimiliki oleh Google. Algoritma ini dikembangkan oleh Google sejak tahun 2022 untuk menggantikan algoritma lama E-A-T. Adapun elemen yang menjadi pembeda dari kedua algoritma ranking ini adalah elemen Experience.


Di dalam artikel sebelumnya, admin sudah menjelaskan tentang apa itu elemen experience dalam E-E-A-T lengkap. Anda bisa membacanya ulang melalui klik link artikel di bawah ini:


Baca Juga: Apa itu E-E-A-T dan Manfaatnya untuk SEO Website?


Didapatkan dari penjelasan CMlabs.co, elemen experience pada algoritma ranking E-E-A-T mengacu pada kemampuan website untuk memberikan pengalaman pengguna yang optimal. Pengunjung website diharapkan akan mendapatkan pengalaman menjelajah yang baik.


Dalam prosesnya, Anda harus dapat menerapkan elemen experience dalam konsep E-E-A-T hingga ke level tertinggi yakni High E-E-A-T atau Highest E-E-A-T. Lantas, bagaimana caranya untuk Anda dapat menerapkannya?


Anda bisa menerapkan E-E-A-T melalui 11 tips di bawah ini, dimulai dari:


1. Membuat konten yang menyematkan elemen experience dengan baik.

2. Menggunakan biodata penulis di akhir konten.

3. Menjelaskan bahwa konten sudah melalui proses proofreading ahli.

4. Menggunakan media konten gambar atau video yang orisinal.

5. Dan lain-lain.


Untuk tujuh tips lainnya, bisa Anda baca lengkap melalui klik link artikel di bawah ini:


Baca Juga: Tips dan Trik Menerapkan E-E-A-T Website


Lalu, bagaimana caranya Anda tahu jika penerapan E-E-A-T yang dilakukan sudah sesuai dengan koridor yang seharusnya? Anda dapat mengetahui apakah penerapan E-E-A-T yang dilakukan sudah tepat sasaran atau belum dari memahami terlebih dahulu faktor yang memengaruhi experience.


Tentu saja ada banyak faktor yang dapat memengaruhi experience pengunjung website.


Secara umum, faktor yang dapat memengaruhi experience website terbagi dalam dua jenis. Dua jenis tersebut adalah faktor yang berkaitan langsung dengan konten dan faktor yang berkaitan dengan teknis website.


Faktor-Faktor yang Memengaruhi Experience Website


Faktor yang Berkaitan dengan Konten


Mari kita bahas dari faktor yang berkaitan dengan konten terlebih dahulu. Faktor pertama dari jenis ini dimulai dari:


1. Usefulness. Ya, faktor pertama yang memengaruhi experience website berkaitan dengan konten adalah usefulness. Faktor ini berkaitan dengan cara Anda dalam memberikan konten atau tampilan website yang memiliki Unique Value Proposition yang kuat.


Pengalaman berbeda, menarik, dan bermanfaat yang didapatkan pengunjung website Anda, tentunya akan menjadi nilai lebih dibandingkan website kompetitor.


Misalnya orang-orang yang mengunjungi website Mojok.co, mendapatkan pengalaman baca yang nyelengkit atau visual yang menarik mata.


2. Konsistensi. Selanjutnya adalah konsistensi. Konsistensi yang admin maksud di sini tidak hanya berkaitan dengan jadwal produksi dan publikasi konten. Lebih dari itu, faktor ini berkaitan dengan cara Anda menampilkan sebuah informasi.


Konten yang Anda tampilkan haruslah memiliki gaya penulisan, tampilan, warna, dan lain-lain yang konsisten. Termasuk dalam hal ini adalah memastikan website memiliki konten navigasi yang konsisten, tidak banyak berubah meskipun diakses dari mobile.


3. Aksesibilitas. Faktor ketiga dari jenis ini adalah aksesibilitas. Menambahkan alt text pada gambar dapat meningkatkan pengalaman kunjungan yang lebih baik untuk audiens. Perlu diketahui bahwa alt text dapat membantu difabilitas visual dalam membaca konten website.


Alt text image yang optimal adalah cara terbaik untuk Anda dapat memberikan pengalaman akses website yang inklusif. Selain alt text image, Anda juga harus dapat memastikan gaya penulisan konten yang digunakan sesuai dengan audiens tertarget.


4. Keterbacaan. Keterbacaan atau readability content sangat memengaruhi pengalaman pengunjung website. Apabila konten yang Anda kreasikan sulit dibaca atau terlalu melelahkan untuk dibaca, maka Anda harus segera melakukan pembenahan.


Anda dapat melakukan strategi visual break, semisal hanya menulis satu paragraf konten dengan tiga kalimat, menggunakan bullet point untuk penjelasan poin-poin singkat, dan lain sebagainya.


5. Kredibilitas. Faktor terakhir yang memengaruhi experience dari jenis ini adalah kredibilitas konten. Konten yang memiliki sumber referensi yang kuat, tentunya akan lebih disukai oleh pengunjung. Anda bisa menggunakan taktik sederhana seperti external link.


External link adalah link yang mengarahkan pengunjung website pada halaman berbeda di domain website yang berbeda pula. Jenis link ini sering diterapkan sebagai bagian dari link building. Selain itu, Anda juga dapat menggunakan taktik internal link.


Faktor yang Berkaitan dengan Teknis Website


Sebenarnya, terdapat beberapa faktor yang memengaruhi experience website dari jenis konten yang dapat masuk ke dalam kategori ini. Contohnya seperti faktor konsistensi tampilan website dan aksesibilitas konten.


Tetapi agar lebih mudah dipahami, admin menjadikan dua faktor itu khusus di kategori konten. Lalu, bagaimana dengan faktor yang memengaruhi experience website berhubungan dengan aspek teknis? Kita mulai penjelasannya dari:


1. Kecepatan website. Website yang lambat untuk diakses tentu akan memberikan pengalaman buruk untuk pengunjung. Mereka akan langsung beralih ke halaman hasil pencarian atau website lainnya yang memiliki akses konten yang lebih cepat.


Website yang lambat untuk diakses biasanya akan memiliki bounce rate yang tinggi. Bounce rate sendiri adalah persentase pengunjung yang datang ke website, lalu langsung kembali ke SERP (Search Engine Results Page) dengan cepat.


2. Keamanan website. Faktor kedua yang memengaruhi experience website berhubungan dengan hal teknis adalah keamanan website. Website yang aman, biasanya ditandai dengan adanya tanda gembok di URL (Uniform Resource Locator) pada address bar domain.


Tanda gembok tersebut menandakan bahwa website sudah mendapatkan sertifikat SSL (Secure Socket Layer). Apakah ini artinya website yang mendapatkan sertifikat SSL pasti aman? Tentu saja tidak. Anda tetap harus melakukan evaluasi keamanan secara berkala.


3. Responsivitas website. Terakhir adalah responsivitas website. Elemen teknis website ini berkaitan erat dengan aksesibilitas konten, tetapi dalam bentuk yang jauh lebih kompleks. Anda harus dapat memastikan website tampil baik di seluruh platform digital.


Dapat diakses melalui desktop, tablet, dan terlebih mobile. Hal ini penting mengingat Google menggunakan algoritma yang berbeda untuk versi mobile. Google menggunakan metode Mobile-First Indexing, dan sistem ini sudah rampung sejak 2023 lalu.


Perlu diketahui bahwa delapan faktor di atas, hanyalah segelintir dari banyak faktor lain yang memengaruhi experience website.


Rekomendasi Tools Cek Performa Experience Website


Setelah mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi experience website di atas, beberapa dari Anda mungkin bertanya-tanya tentang bagaimana cara mengeceknya? Anda bisa mengeceknya melalui bantuan tools digital.


Ok, kita masuk ke inti artikel, yakni Rekomendasi Tools Cek Performa Experience Website. Kita mulai dari rekomendasi tools yang pertama yakni:


1. Google Analytics


Rekomendasi Tools Cek Performa Experience Website

Google Analytics

Rekomendasi tools cek performa experience website pertama dari admin adalah Google Analytics. Sesuai dengan namanya, Google Analytics adalah tool analisis yang disediakan gratis oleh Google. Tool ini sering digunakan sebagai dashboard analisis performa SEO website dan strategi Pay Per Click Marketing.


Penggunaan Google Analytics untuk website akan memberikan Anda banyak manfaat. Melalui tool ini Anda dapat memahami perilaku pengunjung yang datang ke website. Anda jadi dapat mengidentifikasi dari mana target audiens Anda berasal.


Tentu saja ini adalah modal yang bagus untuk Anda dapat membuat konten yang lebih terpersonalisasi sesuai dengan jenis audiens yang paling banyak mengunjungi website. Konten yang terpersonalisasi akan memberikan pengalaman positif tersendiri untuk pengunjung.


Berikut ini adalah beberapa fitur Google Analytics yang akan Anda jumpai, dimulai dari:


  • Laporan Real-Time.
  • Analisis Perilaku Pengunjung.
  • Demografi dan Minat.
  • Segmentasi.
  • Dashboard Kustom.
  • Integrasi dengan tool analisis lain seperti Google Search Console, Google Tag Manager, Meta Pixel, dan lain sebagainya.


2. Google Pagespeed Insights


Google Pagespeed Insights

Google Pagespeed Insights

Rekomendasi tools cek performa experience website yang kedua adalah Google Pagespeed Insights. Sama seperti sebelumnya, tool ini juga dikembangkan oleh Google dan bersifat gratis. Dari website ini, Anda dapat mengetahui kecepatan loading konten website ketika diakses versi mobile maupun desktop.


Dalam visualisasi datanya, Google Pagespeed Insights akan memberikan Anda gambaran performa website melalui lima metrik penting. Lima metrik penting ini tergabung ke dalam satu metrik utama yakni Core Web Vitals.


Adapun lima metrik penting yang admin maksud tersebut adalah Largest Contentful Paint, Interaction to Next Paint, Cumulative Layout Shift, First Contentful Paint, Time to First Byte. Admin kemungkinan besar akan membahas khusus tentang lima metrik Core Web Vitals dalam artikel selanjutnya.


Secara garis besar, Anda akan menemukan dua jenis fitur utama dari Google Pagespeed Insights. Dua jenis fitur tersebut adalah:


  • Field Data. Data ini didapatkan dari pengguna Chrome dan dapat dilihat dari metrik LCP, FID/INP, dan CLS.
  • Lab Data. Data ini bersumber dari Google Lighthouse dan dapat dilihat dari metrik FCP, TBT, dan Speed Index.


3. Google Search Console


Tools Monitoring Website

Google Search Console

Tools cek performa experience website berikutnya adalah Google Search Console. Sama seperti dua rekomendasi tool sebelumnya, tool ini dikembangkan langsung oleh Google dan bersifat gratis. Melalui tool ini Anda dapat memantau, memelihara, dan mengoptimalkan visibilitas web di hasil pencarian.


Tool ini banyak digunakan untuk memudahkan pemilik website memantau perkembangan konten websitenya. Dari tool ini, pemilik website jadi tahu konten apakah yang berhasil terindeks atau yang masih butuh perbaikan.


Anda juga dapat mengetahui query apakah yang sering digunakan oleh pengunjung websitenya. Tiga rekomendasi tools cek performa experience website di atas ini, bisa dibilang menjadi rekomendasi terbaik untuk Anda.


Bagaimana tidak? Analisis data yang Anda dapatkan berasal dari website yang terhubung langsung dan datanya dianalisa oleh Google. Adapun fitur yang akan Anda jumpai dari Google Search Console antara lain seperti:


  • Performance Report.
  • URL Inspection.
  • Index Coverage Report.
  • Page Experience.
  • Links.
  • Sitemap.
  • Security & Manual Actions.
  • Dan lain-lain.


4. MixPanel


Rekomendasi Tools untuk Cek Performa Penjualan Produk

MixPanel

Rekomendasi selanjutnya ada MixPanel. Ok, kita keluar dari lingkup Google. MixPanel adalah platform analitik produk event-based untuk web application dan mobile. Platform ini memudahkan Anda untuk melacak, menganalisis, dan memahami interaksi pengguna secara real-time.


Dapat admin katakan bahwa MixPanel adalah alternatif Google Analytics khusus untuk segmen website yang fokus menjual produk (e-commerce atau marketplace). Anda yang memiliki website jualan produk sangat direkomendasikan untuk menggunakan tool ini.


Tidak hanya itu saja. Mixpanel juga sangat cocok untuk Customer Relationship Management, pengelolaan data warehouse yang terpusat pada database pelanggan. Apakah ini gratis? Iya, tetapi jumlah data yang dapat dianalisis tiap harinya terbatas.


Berikut ini adalah beberapa fitur yang akan Anda jumpai dari MixPanel, dimulai dari:


  • Insights Reports.
  • Funnel Reports.
  • Retention Reports.
  • Flows Reports.
  • Segmentasi dan Analisis Kohort.
  • A/B Testing.
  • Dan lain-lain.


5. Hotjar


Rekomendasi Tools Cek Performa Experience Website

Hotjar

Berikutnya ada Hotjar. Hotjar adalah platform analisis perilaku pengguna untuk website. Platform ini memudahkan Anda untuk mempelajari bagaimana pengunjung melakukan interaksi selama berada di dalam website.


Data interaksi tersebut akan ditampilkan dalam bentuk visual heatmaps, recordings, dan surveys. Hotjar sering digunakan oleh para pebisnis berpengalaman untuk melengkapi data analisis kuantitatif dari Google Analytics.


Hotjar akan menjadikan proses data enrichment bisnis Anda lebih bervariasi dan menjadikan strategi marketing Anda jauh lebih kreatif dan inovatif daripada sebelumnya. Strategi segmented marketing menjadi lebih terpersonalisasi.


Berikut ini adalah beberapa fitur penting yang akan Anda jumpai dari Hotjar, dimulai dari:


  • Heatmaps.
  • Recordings.
  • Surveys.
  • Feedback Widgets.
  • Funnels & Session Filters.


6. GTmetrix


GTmetrix Tools untuk Cek Performa Akses Website

GTmetrix

Rekomendasi tools cek performa experience website yang terakhir adalah GTmetrix. Dapat admin katakan bahwa GTmetrix ini mirip dengan fitur dari Google Pagespeed Insights, hanya saja dengan visualisasi data yang lebih kompleks.


Tool ini dapat membantu penggunanya untuk analisis kecepatan dan kinerja website. Hasil analisis dapat Anda lihat melalui banyak elemen penting GTmetrix. Elemen-elemen tersebut dapat dipahami dari berbagai metrik yang ada.


Metrik dari GTmetrix ini antara lain seperti GTmetrix Score, Performance Score, Structure Score, Core Web Vitals layaknya di Google Pagespeed Insights, Load Time, Page Size, dan lain sebagainya. Metrik ini dapat membantu Anda untuk merancang perbaikan teknis website yang relevan.


Berikut ini adalah beberapa fitur-fitur penting yang akan Anda dapatkan dari GT Metrix, dimulai dari:


  • Core Web Vitals.
  • Visualisasi Waterfall.
  • History & Monitoring.
  • Skor Performance & Structure.
  • Dan lain-lain. 


Kesimpulan


Infografis Naseonal Rekomendasi Tools Cek Performa Experience Website

Infografis Naseonal Rekomendasi Tools Cek Performa Experience Website

Inilah penjelasan lengkap tentang Rekomendasi Tools Cek Performa Experience Website. Dari penjelasan di atas, kita dapat mengetahui bahwa ada banyak faktor yang memengaruhi experience website.


Banyaknya faktor tersebut menjadikan kita memiliki banyak pilihan akan tool yang digunakan untuk mengeceknya.


Akhir kata, admin Naseonal.com mengucapkan terima kasih kepada para pembaca karena sudah membaca artikel "Rekomendasi Tools Cek Performa Experience Website" ini sampai akhir.


Apabila Anda terbantu dengan penjelasan ini, admin berharap Anda juga dapat membagikannya kepada teman atau orang lain yang sekiranya membutuhkan.


Instagram Stories Naseonal

Share Konten IG Stories Naseonal


"Silakan gunakan gambar di atas jika Anda berminat untuk share konten ini di Instagram Stories. Beritahu admin di kolom komentar apabila Anda sudah share konten di atas agar admin dapat melakukan hal yang sama untuk blog Anda".

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Tulis comments

Berikan komentar yang sopan dan jauh dari kata SARA

Back to Top