Kamis, 27 Agustus 2026

5 Alasan Kuat Mengapa Self-Service Laundry itu Lebih Menenangkan

Naseonal.com - 5 Alasan Kuat Mengapa Self-Service Laundry itu Lebih Menenangkan

5 Alasan Kuat Mengapa Self-Service Laundry itu Lebih Menenangkan

Sebutkan salah satu model bisnis yang saat ini banyak digemari oleh anak muda? Satu dari sekian banyak jawaban yang ada mungkin akan mengarahkan Anda pada bisnis self-service laundry. Apa itu?


Sesuai dengan namanya, self-service laundry adalah model bisnis yang menyediakan fasilitas mesin cuci untuk dapat Anda gunakan. Anda bisa dengan mudah memasukkan pakaian kotor dan baunya ke mesin cuci.


Memasukkannya ke dalam mesin pengering dan taraaa, pakaian Anda pun siap dikenakan kembali. Model bisnis ini sendiri bukanlah hal baru. Secara global, model bisnis ini sudah ada sejak tahun 1934 dan berkembang pertama kali di negara Amerika Serikat.


Adalah seorang bernama J.F. Cantrell yang memulainya. Saat itu ia membuka usaha self-service laundry ini dengan nama Washateria. Apakah saat itu Washateria langsung menggunakan sistem koin seperti di salah satu episode Mr Bean?


Tidak. Sistem koin untuk self-service laundry baru dimulai pada tahun 1947. Bagaimana dengan di Indonesia? Self-service laundry terutama dengan sistem koin baru masuk pertama kali pada tahun 2007. Saat itu, bisnis ini belum menjamur seperti sekarang.


Pada rentang 2007–2014, laundry koin baru muncul di beberapa kota besar di Jawa, seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Solo (tempat orang-orang biasa yang makan nasi).


Di Jogja sendiri, model bisnis ini belum begitu populer di rentang waktu itu.


Barulah pada tahun 2020 hingga 2024, jumlah usaha self-service laundry meningkat dengan pesat. Data dari Asosiasi Laundry Indonesia (ASLI) mencatat pertumbuhannya per tahun di kawasan perkotaan meningkat 35%.


Di tahun 2025 hingga sekarang, sistem koin mulai berganti dengan sistem QRIS yang lebih mudah. Anda cukup memasukkan pakaian kotor, scan kode QR, lakukan pembayaran, dan mesin cuci akan langsung berputar otomatis.


Laundry 8KG Cuma 10 Ribu

Laundry 8KG Cuma 10 Ribu

Dapat dikatakan bahwa model self-service laundry ini lebih digemari oleh banyak kalangan ketimbang jasa laundry kiloan pada umumnya. Mengapa? Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa self-service laundry lebih digemari oleh banyak kalangan.


Lebih Hemat Waktu dan Biaya


Alasan yang pertama adalah karena self-service laundry itu lebih hemat waktu dan biaya. Bayangkan saja, hanya dengan menunggu sekitar 3 jam, pakaian Anda sudah bersih dan kering.


Berbeda dengan kebanyakan laundry kiloan yang paling cepat 1 harian. Meskipun memang ada beberapa laundry kiloan yang menyediakan layanan cuci cepat.


Selain lebih cepat, self-service laundry menawarkan biaya yang relatif lebih murah. Bayangkan saja, Anda bisa memasukkan pakaian apa saja, seberat 8Kg dan hanya cukup membayar Rp10.000.


Ya, hanya Rp10.000, tidak lebih mahal daripada kopi yang sering dibeli anak muda sekarang. Anda juga tidak perlu biaya tambahan untuk mencuci selimut yang tebal.


Anda Tidak Perlu Khawatir Pakaian Tertukar/Hilang


Alasan yang kedua adalah Anda yang tidak perlu lagi khawatir pakaian yang tertukar. Tidak bisa dipungkiri, masalah ini sering kali terjadi karena kesalahan dari pihak laundry kiloan yang kurang teliti. Ini jelas bukan masalah yang sepele.


Pakaian yang mungkin sudah Anda beli atau idam-idamkan dari dulu harus berpindah ke tempat orang lain. Belum lagi jika kita ingin meminta pertanggungjawaban dari petugas laundry kiloan, jawaban mereka pastinya tidak akan memuaskan.


100% Anda harus merelakan baju tersebut. Sulit untuk mencari dengan customer siapa baju Anda tertukar.


Masih mending jika tertukar. Kadang kala karena saking banyaknya baju yang kita laundry, kita lupa bahwa ternyata ada baju yang hilang.


Anda Juga Tidak Perlu Khawatir Akan Pakaian yang Rusak


Alasan ketiga adalah Anda yang tidak perlu khawatir pakaian yang rusak. Pakaian rusak saat di laundry kiloan umumnya terjadi karena petugas tidak mengerti karakteristik bahan dari baju yang akan dicuci.


Baju dengan penuh manik-manik tentu saja tidak cocok masuk ke dalam mesin cuci. Bahan lain seperti wol, kasmir, sutra, kulit, jas, juga tidak cocok. Kurangnya pemahaman inilah yang menyebabkan pakaian yang dicuci di laundry kiloan mengalami kerusakan.


Anda Bisa Mencuci Sesuai dengan Jenis Bahan yang Ada


Menjelang akhir, Anda bisa mencuci pakaian sesuai dengan jenis bahan yang ada. Anda tidak perlu lagi khawatir akan kurangnya pemahaman jenis bahan dari petugas karena itu sudah tanggung jawab Anda sendiri.


Risiko Mendapatkan Pengalaman Buruk Berkurang


Alasan terakhir adalah self-service laundry yang meminimalkan Anda merasakan pengalaman buruk. Admin, sebagai seseorang yang dulu gemar menggunakan layanan laundry kiloan sering mengalami pengalaman buruk seperti:


- Tas laundry tertukar. Bahkan saat admin mencoba untuk mencari tas laundry yang tertukar, petugas laundry yang admin percayakan terkesan cuek dan balik menyalahkan admin yang tidak memberikan tanda.


Padahal jelas-jelasnya tandanya sudah ada. Admin sendiri termasuk rajin memvideokan pakaian apa saja yang bakal masuk ke laundry kiloan sebelum diantar.


- Bantal berjamur. Ini jadi pengalaman terburuk kedua yang admin alami. Karena bodohnya petugas laundry kiloan, bantal yang belum kering-kering amat malah dibungkus dengan plastik dengan cepat.


Bukannya menunggu kering total dan diangin-anginkan, bantal itu langsung diplastikan begitu saja. Bukannya merasa bersalah, petugas laundry malah bilang "Masnya ngambilnya kelamaan"


- Pakaian rusak ditaruh di tengah tumpukan pakaian. Pengalaman terburuk ketiga yang admin pernah dapatkan adalah pakaian rusak yang ditaruh di tengah tumpukan. Idenya cerdik, persis pejabat korupsi, hanya saja ini berasal dari kalangan bawah.


Tumpukan pakaian di area tengah menjadi tumpukan yang pasti jarang atau sulit dilihat. Tumpukan ini juga biasanya paling akhir dilihat oleh pelanggan.


Dengan waktu komplain yang singkat, yakni 1 x 24 jam, peletakan pakaian rusak di tengah tumpukan dapat menjadikan hak pelanggan hilang. Oleh sebab itu, penting untuk Anda selalu mengecek satu per satu pakaian yang telah dilaundry kiloan.


Mengapa masalah-masalah di atas sering terjadi pada laundry kiloan? Tentu saja ada banyak alasannya. Alasan yang pertama adalah:


- Beban kerja yang terlalu berat dengan upah yang terlalu kecil. Umumnya terjadi di daerah dengan Upah Minimum Provinsi rendah.


- Tidak pahamnya petugas akan karakteristik bahan pakaian. Kebanyakan petugas laundry kiloan adalah mereka yang berasal dari kalangan ekonomi menengah dan bawah.


- Kurangnya pengetahuan dan pelatihan yang diberikan oleh pemilik laundry, menjadikan masalah pakaian rusak berulang kali terjadi.


- Ketidakjujuran. Ya, penyakit orang Indonesia. TAPI, perlu diingat tidak semua laundry kiloan seperti ini. Admin kehilangan kaus kaki dari tempat laundry tertentu dekat dengan kosan admin saat kuliah.


Petugas itu dengan jujur bilang pakaiannya ada yang hilang dan sudah berniat mengganti. Karena kejujuran itu, admin memaafkan, dan karena mungkin saja ia tidak enak, petugas itu menggratiskan laundry-an admin.


Besoknya, ia selalu mencatat pakaian apa saja yang dilaundry dari admin dan customer lainnya. Tapi, yang jelas sekarang admin lebih menyukai self-service laundry.


Self-Service Laundry

Self-Service Laundry


Kesimpulan


Infografis Konten Naseonal

Infografis - Self-Service Laundry

Inilah penjelasan lengkap tentang alasan kuat mengapa self-service laundry lebih menenangkan.


Selain menawarkan pengalaman mencuci pakaian yang lebih praktis, cepat, dan murah, self-service laundry juga menjadikan pikiran Anda jauh lebih tenang.


Perkembangannya juga secara tidak langsung didorong karena masalah klasik yang umumnya terjadi di tempat cuci laundry kiloan.


Akhir kata, admin Naseonal.com mengucapkan terima kasih kepada para pembaca karena telah membaca artikel "5 Alasan Kuat Mengapa Self-Service Laundry itu Lebih Menenangkan" sampai akhir.


Apabila Anda terbantu dengan penjelasan ini, admin berharap Anda juga dapat membagikannya kepada teman atau orang lain yang sekiranya membutuhkan.


Khusus Teman Blogger di Grup WhatsApp I'am Blogger


Instagram Stories Naseonal Tentang Self-Service Laundry

Share IG Konten Stories Naseonal


Teruntuk satu orang yang dapat memberikan komentar menarik dan relevan berkaitan dengan isi konten di atas, admin akan sharing konten blog Anda dengan desain Instagram seperti di atas di Instagram pribadi @andrimarzaakhda dan @nikunews.

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Tulis comments

Berikan komentar yang sopan dan jauh dari kata SARA

Back to Top