Sabtu, 11 Juli 2026

Apa itu Low Hanging Fruit Keyword? Simak Penjelasan Lengkapnya di Sini!

Naseonal.com - Apa itu Low Hanging Fruit Keyword Simak Penjelasan Lengkapnya di Sini!

Apa itu Low Hanging Fruit Keyword?

SEO itu bukanlah strategi marketing yang mudah dijalankan. Ada banyak tantangan yang harus siap Anda hadapi. Salah satunya adalah tantangan berhadapan dengan website kompetitor yang mungkin jauh lebih SEO friendly.


Kontennya jauh lebih up to date, enak dibaca, dan sudah memiliki customer base yang kuat. Jika sudah begini, pada umumnya pebisnis akan memilih cara cepat untuk dapat memangkas ketertinggalan dengan kompetitor.


Salah satu cara cepat tersebut adalah dengan menjalankan strategi Pay Per Click Marketing. Ada banyak platform yang dapat menjadi andalan pebisnis, dua di antaranya adalah Meta Ads dan Google Ads.


Meta Ads ampuh membantu pebisnis menjangkau audiens secara luas dari media sosial seperti Facebook & Instagram. Strategi PPC menggunakan Meta Ads juga dapat membantu pebisnis melihat tren konten terbaru.


Google Ads juga begitu, hanya saja memang Google Ads memiliki fitur yang memudahkan pebisnis untuk menampilkan iklan di banyak platform, mulai dari hasil pencarian Google, website, YouTube, dan aplikasi mobile Android.


Lantas, apakah ini artinya PPC menjadi satu-satunya jalan untuk memenangkan persaingan website dengan kompetitor yang sudah punya nama? Jawabannya tentu saja tidak.


Masih ada banyak strategi SEO lainnya yang dapat membantu Anda memenangkan persaingan atau setidaknya terus bersaing dengan kompetitor.


Baca Juga: Apakah Ada Jalan Pintas dalam SEO?


Adapun strategi yang akan admin bahas di dalam artikel ini adalah Low Hanging Fruit Keyword.


Apa itu low hanging fruit keyword? Apa saja manfaatnya, dan bagaimana cara menjalankannya? Semua pertanyaan ini akan admin kupas lengkap di dalam artikel. Jadi, silakan simak baik-baik ya!


Apa itu Low Hanging Fruit Keyword?


Low hanging fruit keyword adalah taktik SEO yang menjadikan kata kunci dengan search volume dan kompetisi rendah sebagai target utama kampanye SEO. Ide dari strategi ini sederhana, di mana Anda menjadi pesaing terkuat untuk kata kunci yang kurang diminati.


Contohnya Anda adalah pebisnis kontraktor rumah di Jogja. Anda menyadari posisi bisnis Anda di sektor tersebut masih baru dan butuh lebih banyak promosi.


Anda membuat website khusus dan ingin agar website itu tampil ketika orang-orang mengetikkan kata kunci Jasa Kontraktor Rumah Jogja di Google. Tetapi, website kompetitor sudah lebih dulu menargetkan kata kunci tersebut.


Konten website yang Anda kreasikan untuk kata kunci hanya mampu tampil di halaman 2 Google. Karena tidak kunjung perform, Anda kemudian mengganti tujuan kata kunci utamanya menjadi Jasa Kontraktor Rumah Sleman.


Baca Juga: Rekomendasi Tools Blogwalking untuk Blogger!


Anda menargetkan kata kunci tersebut karena kebanyakan kompetitor Anda memilih fokus pada kata kunci Jasa Kontraktor Rumah Jogja. Apa yang Anda lakukan ini sebenarnya sudah merupakan penerapan dari low hanging fruit keyword.


Apa Saja Manfaat Low Hanging Fruit Keyword?


Definisi mengenai low hanging fruit keyword di atas sebenarnya sudah memberikan kita gambaran yang jelas mengenai manfaat yang akan didapatkan. Tetapi, agar lebih jelas, di dalam artikel ini admin akan menjabarkannya!


1. Membantu Anda terhindar dari persaingan konten yang terlalu sulit.


2. Meskipun volume pencarian rendah, tetapi low hanging fruit keyword secara perlahan dapat membantu website Anda mendapatkan traffic yang bertumbuh.


3. Low hanging fruit keyword identik dengan geo-targeted keyword, seasonal keyword, dan LSI keyword. Ketiga jenis kata kunci ini membantu Anda mendapatkan pertumbuhan lead yang positif meskipun dalam skala yang relatif kecil.


4. Low hanging fruit keyword efektif digunakan untuk upaya membangun kredibilitas website secara perlahan.


Cara Menjalankan Strategi Low Hanging Fruit Keyword


Setelah Anda memahami definisi tentang apa itu low hanging fruit keyword lengkap dengan manfaatnya, kini saatnya untuk Anda mengetahui tips dan trik sederhana untuk menjalankan strateginya. Anda bisa memulai langkahnya dari:


Fitur Keyword Gap SEMrush Weak and Untapped

Fitur Keyword Gap SEMrush Weak and Untapped

- Melakukan analisis kompetitor. Gunakan tool seperti SEMrush untuk melihat kata kunci manakah yang potensial tetapi belum Anda maksimalkan. Anda dapat menggunakan fitur Keyword Gap lalu perhatikan tab menu Weak dan Untapped.


Cara Melihat Low Hanging Fruit Keyword di Google Search Console

Tab Queries di Google Search Console

- Menggunakan tab Google Search Console. Akses menu Performance dan pilih sub menu Search results. Perhatikan tabel data Queries, dan pilihlah kata kunci yang memiliki cukup tinggi tetapi memiliki posisi rata-ratanya di atas 11.


Hasil Filter Pages Berdasarkan Query Tertentu

Hasil Filter Pages Berdasarkan Query Tertentu

- Tepat di bagian menu atas, pilih Add Filter, dan tambahkan kata kunci yang sebelumnya telah Anda tetapkan. Perhatikan halaman manakah yang muncul untuk kata kunci tersebut. Lakukan optimasi konten jika memang halaman dan kata kunci tersebut relevan.


- Setelah menemukan daftar query dan konten yang akan dioptimalkan, Anda bisa mulai melakukan optimasi konten tersebut agar memiliki relevansi yang kuat dengan kata kunci.


- Lakukan optimasi pada bagian krusial seperti page titles, meta description, struktur konten, gaya bahasa, external link, dan internal link. Pastikan juga konten tersebut menjadi tujuan internal link dari halaman lain yang pembahasannya relevan.


Baca Juga: Bagaimana Cara Membuat Content Mapping yang Efektif?


Catatan penting, optimasi di atas baru benar-benar dibutuhkan apabila memang penulisan judul konten, meta, struktur konten dirasa KURENG. Kalau tidak kureng, Anda bisa fokus ke strategi lain seperti menjadikan konten tersebut tujuan internal link, backlink, atau kampanye PPC.


Kesimpulan

Infografis - Apa itu Low Hanging Fruit Keyword

Infografis - Apa itu Low Hanging Fruit Keyword

Inilah penjelasan lengkap tentang apa itu low hanging fruit keyword. Pada dasarnya, low hanging fruit keyword adalah kata kunci yang minim persaingan dan minim pencarian, tetapi masih dapat diandalkan untuk pertumbuhan traffic dan lead yang cukup.


Akhir kata, admin Naseonal.com mengucapkan teirma kasih kepada para pembaca karena sudah membaca artikel "Apa itu Low Hanging Fruit Keyword? Simak Penjelasan Lengkapnya di Sini!" sampai akhir.


Apabila Anda terbantu dengan penjelasan ini, admin berharap Anda juga dapat membagikannya kepada teman atau orang lain yang sekiranya membutuhkan.


Khusus Teman Blogger di Grup WhatsApp I'am Blogger

Instagram Stories Naseonal - Low Hanging Fruit Keyword

Share Konten IG Stories Naseonal


Teruntuk satu orang yang dapat memberikan komentar menarik dan relevan berkaitan dengan isi konten di atas, admin akan sharing konten blog Anda dengan desain Instagram Stories di atas di Instagram pribadi @andrimarzaakhda dan @nikunews.

Show comments
Hide comments
23 komentar:
Tulis comments
  1. Wah ilmu baru lagi nih. Low Hanging Fruit Keyword. saya baru tahu karena selama ini kadang-kadang kita memang selalu berusaha mengoptimalisasikan keyword yang ada di SEO dan ternyata ada trik baru buat saya yang akan saya praktekkan nanti dengan keyword-keyword yang jarang dipakai orang

    BalasHapus
  2. Ilmu yang sangat bermanfaat, tapi beneran ini mah saya harus belajar langsung atau sambil praktek, pengen belajar SEO tapi mumet kalo mencerna sendiri pelajaran ini bagi saya yang memorynya udah berkurang

    BalasHapus
  3. Strategi low hanging fruit ini emang penyelamat banget biar nggak boncos duluan pas tarung sama blog-blog raksasa.
    Ilustrasi pakai contoh kontraktor Sleman tadi bikin konsepnya jadi gampang dipahami. Kadang kita terlalu ambisius ngejar kata kunci utama, padahal cari celah di long tail keyword atau geo-targeted gini justru yang lebih cepat mendatangkan traffic potensial dan leads.
    Tips optimasi lewat Google Search Console-nya langsung mau dicoba nih.

    BalasHapus
  4. Dapat istilah baruuuu 😍😍. Baru tahu ada juga kata kunci low hanging. Tp sedikit2 aku paham kok. Intinya persaingan ga banyak, yg mencari juga dikit, tp masih bisa bertumbuh yaaa.

    Ga tau ini konsepnya sama atau ga... Tp tiap kali aku traveling ke Negara2 mainstream, kayak Amerika, Malaysia, Singapore, tu memang suliiit banget utk bisa muncul di page one.

    Tapiiii pas aku traveling ke negara anti-mainstream, kayak Korea Utara, Belarus, Azerbaijan, Georgia, jauuuuuh lebih mudah untuk tampil di page one 🤭. Apa Krn yg menulis itu masih sedikit, sehingga tulisanku bisa muncul? Sama ga sih konsepnya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya, menurut saya kurang lebih sama konsepnya.

      Hapus
  5. Sebenarnya sudah lamaa sih mendengar soal strategi ambil kata kunci yang persaingannya rendah. Namannya lucu juga.

    BalasHapus
  6. Iya juga sih kebanyakan terpikirkannya malah keyword yang volume tinggi buat dipakaikan teknik SEO-nya. Padahal bisa juga pakai yang Low Hanging Fruit Keyword dan indahnya yang keyword volume kecil, biar makin ciamik webnya

    BalasHapus
  7. Strategi low hanging fruit keyword ini sepertinya sering diremehkan karena search volume-nya kecil. Banyak pemula di bidang SEO langsung mengincar kata kunci dengan volume pencarian besar, padahal tingkat persaingannya luar biasa tinggi. Mengoptimalkan kata kunci yang ada di halaman 2 GSC (posisi 11 ke atas) seperti yang dijelaskan di atas terbukti lebih efisien untuk mendongkrak traffic organik secara bertahap. Bisa jadi penyelamat bagi UMKM atau mereka yang baru memulai usaha. Thanks banget buat pencerahannya.

    BalasHapus
  8. Ternyata istilah low-hanging fruit keyword sesederhana itu ya maknanya, tapi efeknya bisa besar untuk strategi SEO. Selama ini aku malah sering terpaku mengejar keyword yang volumenya tinggi, padahal persaingannya juga luar biasa berat.

    Entah makin ke sini, aku sendiri cari keyword tuh yang rendah persaingannya tapi evergreen. Jadi keyword-keyword gitu meski nggak populer bisa bikin statistik lebih stabil. Aku lupa dah, di ilmu sosial itu ada istilahnya. Intinya sih "menjadi populer dengan cara tak populer." kurang lebih begitu ya.. hehehe.. :D

    BalasHapus
  9. Suippp bangett, ini ilmu baruu untukku.
    karena belakangan ini rada mumett ya perkara SEO.
    kalo ada insight menarik gini, makin semangat ngulik dan belajar SEO nyaaa

    BalasHapus
  10. Saya sebelumnya tidak tahu soal Low Hanging Fruit Keyword.. Alhamdulillah artikel ini mencerahkan saya, dan saya memang harus banyak belajar.
    jadi Low Hanging Fruit Keyword ini saat diterapkan buku riset juga ya, Mas. Karenakan keywordnya sudah banyak dipakai sebelumnya. Jadi kita ambil keyword lain. istilahnya melipir dikit lah. dari Jasa Kontraktor Yogya, jadi Jasa Kontraktor Sleman. Walau volume agak kecil dari sebelumnya, tapi tetap berpeluang besar dicari orang.

    BalasHapus
  11. Wah ilmu baru nih. Baru tahu mksdnya ada fitur spt ini utk memudahkan persaingan dlm kata kunci bervolume rendah. Pas bgt buat kontenku yg saingannya udh bejibun bgt tp jarang yg cari. Pantesan trafikku makin jeblok aja nih akhir2 ini ya kang.

    Kita bs tetap berkompetisi di keyword dgn search volume rendah deh dgn adanya teknik SEO ini. Low hanging fruit keyword. Namanya unik bgt. Wkwk

    BalasHapus
  12. Nah, akhirnya nemu istilahnya ya, hihihi. Kurang lebih, ini juga sih strategi yang aku pake di blogku sekarang mas. Alih-alih bersaing dengan para travel blogger yang udah pada keren, aku memilih untuk ambil niche yang lebih spesifik yakni micro-travel, karena memang belum banyak yang menggaungkan.
    Terus destinasi yang kuambil pun, fokusnya di area jarak dekat dan bisa dicari orang dengan kata kunci panjang (long tail keyword). Hamdalah, akhirnya pelan-pelan beberapa pageku nongkrong di page one.

    Kalo aku nyebutnya, Hyperlocal SEO mas.

    BalasHapus
  13. Waktu belajar SEO pernah tahu taktik ini tapi baru tahu namanya "low hanging fruit keyword". Emang sebaiknya kalau niat nulis dengan SEO dan niat jadi number one, lakukan analisis dahulu ya, terutama membandingkan dengan web kompetitor, supaya tahu apa keyword terbaik yang bisa kita bidik :D
    BTW Semrush ini gratis atau udah berbayar semua ya?
    Udah lama nggak ngecek2in hehe :D

    BalasHapus
  14. Cakeepp banget sarannya, ka..
    Memang jarang terpikirkan untuk menembak kata kunci yang minim pesaing.. biasanya justru yang minim pesaing dijadikan second keyword.. tetep tembakan utamanya ke yang saingannya banyak.

    Low Hanging Fruit Keyword ini bisa diterapkan secara konsisten ketika kita sudah paham betul konteks yang kita tulis dan target pembaca.

    BalasHapus
  15. Terima kasih ya kak, aku jadi nambah ilmu lagi soal dunia per-SEO-an ini. Jadi kenal istilah baru low hangng frut keyword. Ternyata bisa berpengaruh juga ya kalau pakai keyword yang volume search-nya nggak banyak. Bisa lebih berkompetisi dibangin keyword yang volume searchnya banyak.. Jadi bisa di-combine ya antara keyword yang high sama yang low...

    BalasHapus
  16. teknik kata kunci dengan volume rendah memang cukup bagus untuk meningkatkan trafik pencarian data bagi tulisan kita, tapi memang harus didasari dengan banyaknya membaca tulisan-tulisan yang seringkali masuk dalam media-media yang menjadi favorit kita

    BalasHapus
  17. wah aku juga pernah nih dikasih tahu tentang hal ini waktu ikut kelas SEO assistant jadi ketimbang bersaing dengan kata kunci yang tinggi mending pilih yang rendah ya persaingannya. Baru tahu ini istilahnya low hanging fruit keyword

    BalasHapus
  18. Masya Allah dapat ilmu baru yang daging banget. Setelah baca tulisan ini saya jadi sadar bahwa tidak semua persaingan harus dihadapi dengan menargetkan keyword yang paling populer. Namun justru memulai dari kata kunci yang lebih spesifik bisa menjadi langkah yang lebih realistis untuk website yang masih berkembang. Terima aksih sharingnya Kak.

    BalasHapus
  19. Baru dengar nih hanging fruit keyword. Ternyata bisa dengan cara seperti itu ya. Memilih keyword yang belum banyak digunakan agar lebih mudah masuk page one. Bisa nih diterapkan. Terima kasih infonya. Tiap baca artikel di sini, selalu dapat hal-hal baru. Lanjutkan! 😁

    BalasHapus
  20. Membuat kata kunci itu butuh riset yaa gimana caranya agar bisa naik ke halaman google,,ternyata ada lagi nih satu istilah yang saya baruuu denger dan belum pernah mendengar atau membaca sebelumnya,,,,kata kunci buah gantung rendah,,,,,,duh namanyaa terdengar istimewa dan unik,,,coba deh nanti saya praktikkan bagaimana mencari kata kunci sesuai definisi ini

    BalasHapus
  21. Yap, intinya tetap relevan ya kontennya. Jadi selama kontennya relevan, mengincar low hanging fruit keywords ini justru jadi kesempatan untuk bisa perform :D

    BalasHapus
  22. Ooohh, baru tau. Strategi ini memang cocok banget buat website baru yang ingin membangun otoritas tanpa harus memaksakan diri bersaing di head keyword yang berat. Apalagi sama media-media lokal yang memenuhi search engine halaman pertama. Unik juga yaahh.

    BalasHapus

Berikan komentar yang sopan dan jauh dari kata SARA

Back to Top