-->

Jumat, 25 September 2026

Cara Mendapatkan Sitelink untuk Website - Pelajari Tipsnya di Sini!

Naseonal.com - Cara Mendapatkan Sitelink untuk Website - Pelajari Tipsnya di Sini!

Cara Mendapatkan Sitelink untuk Website

Sitelink adalah link yang muncul di bawah hasil pencarian dari domain website tertentu. Umumnya, link yang muncul tersebut merepresentasikan menu navigasi dari website tersebut.


Namun, tidak jarang juga terdapat halaman atau konten terpopuler dari web tersebut yang dimunculkan sebagai sitelink. Dari sini, dapat kita pahami bahwa sitelink muncul karena dua hal, yakni karena struktur website yang rapi dan perilaku pengguna.


Meskipun bukan salah satu faktor ranking Google, sitelink tetap dipandang sebagai sesuatu yang prestisius dalam dunia Search Engine Optimization. Hal ini wajar mengingat sitelink mampu memberikan banyak manfaat. Beberapa di antara banyak manfaat tersebut yakni:


- Meningkatkan Click Through Rate.


- Memberikan pengalaman yang lebih baik kepada audiens.


- Meningkatkan kredibilitas dan brand awareness website.


- Memudahkan website Anda memenangkan persaingan.


Anda bisa membaca lebih lengkap pengertian sitelink, manfaat, dan jenis-jenisnya melalui link artikel di bawah ini:


Baca Juga: Apa itu Sitelink? Pelajari Definisi, Manfaat, dan Jenis-Jenisnya di Sini!


Setelah membaca artikel di atas, Anda pasti menyadari bahwa sitelink adalah salah satu tanda website memiliki navigasi yang baik. Oleh sebab itu, penting bagi Anda mengetahui cara agar websitenya mendapatkan sitelink di mesin pencarian seperti Google.


Di dalam artikel ini admin akan menjelaskan beberapa tips dan triknya. Penasaran apa saja? Silakan simak baik-baik artikel ini ya!


Cara Mendapatkan Sitelink untuk Website


Memastikan Website Memiliki Struktur dan Menu Navigasi yang Jelas


Contoh Website dengan Menu Navigasi Jelas-Konsisten-Memudahkan

Contoh Website dengan Menu Navigasi Jelas, Konsisten, dan Memudahkan

Cara pertama yang bisa Anda lakukan adalah dengan memastikan website memiliki struktur dan menu navigasi yang jelas. Masalah seperti ini sebenarnya sudah terselesaikan 70% apabila Anda menggunakan CMS WordPress atau Blogger yang memang menyediakan template.


Template yang Anda gunakan untuk WordPress atau Blogger biasanya sudah memperhatikan elemen penting dari struktur navigasi. Dimulai dari akses yang mudah, struktur, dan konsistensi tampilan untuk setiap halaman.


Admin sendiri punya banyak referensi website dengan struktur dan menu navigasi yang jelas serta memudahkan. Salah satunya adalah dari Content Marketer favorit Ryan Robinson.


Bukan hanya sekadar menyediakan banyak menu konten, tetapi tampilan setiap informasi di kategorinya juga konsisten.


Menjalankan Strategi Internal Linking yang Efektif


Selanjutnya adalah dengan menjalankan strategi internal linking yang efektif. Berdasarkan SEObility, internal linking adalah tautan yang diberikan ke halaman dalam satu website yang sama.


Teknik ini sering diimplementasikan di menu navigasi, hasil pencarian, atau artikel dengan konteks yang relevan. Beberapa dari Anda mungkin pernah menyadari teknik ini dengan tujuan menyasar tag pencarian.


Contohnya seperti gambar di bawah ini:


Internal Link Ditujukan Pada Tag Pencarian

Internal Link Ditujukan Pada Tag Pencarian

Cara seperti ini banyak digunakan oleh website media besar karena diharapkan mampu meningkatkan halaman yang tercrawling serta memberikan banyak dwell time dari audiens yang mengkliknya. Audiens bebas memilih konten mana yang terkait dengan tag tersebut.


Adapun admin lebih suka menggunakan cara konvensional yakni dengan menyertakan langsung link konten yang relevan dalam bagian khusus seperti "Baca Juga". Berikut ini adalah beberapa tips jitu yang sering admin terapkan untuk internal linking:


- Membuat audiens menyadari keberadaan internal linking.


Contohnya seperti apa yang admin lakukan di dalam konten ini:


Teknik Internal Linking

Teknik Internal Linking

- Memberikan segmen khusus di mana Anda juga menjelaskan alasan mengapa link konten tertentu Anda tautkan pada konten yang sedang dibaca audiens.


Contohnya seperti gambar di bawah ini:


Segmen Khusus untuk Internal Linking

Segmen Khusus untuk Internal Linking

- Menggunakan kata-kata aktif sebagai anchor text internal link.


Teknik ini bisa Anda terapkan apabila Anda ingin audiens menuju halaman produk atau jasa Anda. Contohnya seperti ini:


Butuh Jasa Penulis Artikel 100% No AI & Desain Konten IG Menarik? Klik di Sini!


Memasang Schema Markup yang Relevan


Selanjutnya adalah dengan memasang schema markup. Schema markup adalah kode yang dapat membantu mesin pencarian memahami lebih dalam konteks isi konten. Ada banyak jenis schema markup yang bisa Anda terapkan.


Beberapa di antaranya yakni:


- Schema Person Markup


- Logo Schema Markup


- Organization Schema Markup


- Schema Local Business Markup


- Schema Product & Offer Markup


- Schema Article Markup


- Review Markup


- Breadcrumbs Markup


- Video Schema Markup


- Event Schema Markup


Dan lain-lain.


Untuk Anda dapat membuatnya, Anda cukup menggunakan schema markup generator. Admin akan memberikan contohnya kepada Anda. Di sini admin menggunakan schema markup generator dari Rankranger.com.


Schema Markup Person dengan Rankranger

Schema Markup Person dengan Rankranger

Admin memilih schema markup Person untuk kemudian dipasang pada halaman blog About Naseonal. Salin kode yang sudah didapatkan dan beralih ke halaman yang ingin dipasangkan. Setelahnya ubah setelan Editor jadi tampilan HTML.


Pemasangan Schema Markup di Halaman About Naseonal

Pemasangan Schema Markup di Halaman About Naseonal

Masukkan kode schema yang sudah disalin tadi ke dalamnya. Letakkan saja di bagian paling atas agar menjadi kode pertama yang dibaca oleh Google. Setelah itu tekan tombol Perbarui. Kode tersebut tidak akan tampil di audiens Anda.


Update Sitemap Secara Berkala Melalui Google Search Console


Terakhir adalah dengan mengupdate secara berkala sitemap XML. Sitemap XML adalah peta situs yang ditulis menggunakan kode Extensible Markup Language dan kode inilah yang nantinya akan dibaca oleh Google.


Untuk membuat sitemap XML pada website sangatlah mudah. Jika Anda adalah pengguna CMS seperti WordPress, maka Anda bisa mendapatkannya otomatis melalui plugin seperti YoastSEO, AIOSEO, atau lain sebagainya.


Untuk pengguna Blogger, Google sudah membuatnya otomatis untuk Anda. Anda cukup menambahkan  domain lalu sitemap.xml di belakangnya.


https://namablog.blogspot.com/sitemap.xml


atau


https://namadomainanda/sitemap.xml


Jika Anda ragu apakah kode sitemap XML tersebut valid atau tidak, Anda bisa menggunakan XML-sitemaps.com.


Cek Validitas Sitemap XML Naseonal

Cek Validitas Sitemap XML Naseonal

Setelahnya beralih ke Google Search Console, tekan menu Peta Situs dan masukkan sitemap tadi di kolom Tambahkan peta situs baru dan tekan tombol Kirim.


Sitemap Google Search Console - Cara Mendapatkan Sitelink

Sitemap Google Search Console


Kesimpulan


Infografis Konten Naseonal Cara Mendapatkan Sitelink

Infografis - Cara Mendapatkan Sitelink

Inilah penjelasan lengkap tentang cara mendapatkan sitelink. Bagian paling penting dari cara mendapatkan sitelink adalah terus memastikan website memiliki menu navigasi yang jelas serta memudahkan.


Baca Juga: Rekomendasi Tools Blogwalking Terbaik untuk Blogger


Akhir kata, admin Naseonal.com mengucapkan terima kasih banyak kepada para pembaca karena sudah membaca artikel "Cara Mendapatkan Sitelink untuk Website - Pelajari Tipsnya di Sini!" sampai akhir.


Apabila Anda terbantu dengan penjelasan ini, admin berharap Anda juga dapat membagikannya kepada teman atau orang lain yang sekiranya membutuhkan.


Khusus Teman Blogger di Grup WhatsApp I'am Blogger


Instagram Stories Naseonal Cara Mendapatkan Sitelink

Share IG Stories Naseonal


Teruntuk satu orang yang dapat memberikan komentar menarik dan relevan berkaitan dengan isi konten di atas, admin akan sharing konten blog Anda dengan desain Instagram seperti di atas di Instagram Pribadi @andrimarzaakhda dan @nikunews.

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Tulis comments

Berikan komentar yang sopan dan jauh dari kata SARA

Back to Top