Poin Penting yang Harus Diperhatikan Saat Menerapkan Competitor Analysis
![]() |
Poin Penting yang Harus Diperhatikan Saat Menerapkan Competitor Analysis |
Competitor analysis adalah salah satu cara yang sering dilakukan oleh content marketer sebelum memulai kampanye content marketing-nya. Cara ini sering digunakan di banyak channel marketing tidak terkecuali SEO (Search Engine Optimization).
Tentu saja setiap channel marketing memiliki metode competitor analysis yang berbeda-beda. Di SEO, proses ini menjadi dasar dari jawaban mengapa konten website milik kompetitor lebih perform daripada konten Anda.
Dari jawaban itulah, Anda dapat mengetahui apa saja keunggulan yang dimiliki kompetitor dan kekurangan dari konten website Anda. Anda juga dapat mengetahui apa saja konten website Anda yang lebih unggul dibanding kompetitor.
Competitor analysis sendiri bukanlah hal yang mudah dilakukan. Tapi, ini bukan berarti competitor analysis sangat sulit untuk dilakukan. Lama waktu dan biaya yang diperlukan untuk proses ini tergantung dari ruang lingkup pengerjaannya.
Oleh sebab itu, penting bagi Anda menentukan terlebih dahulu ruang lingkup competitor analysis SEO yang akan dilakukan. Bagaimana Anda menentukannya? Anda dapat mempertimbangkan beberapa poin penting di bawah ini:
1. Tampilan dan Fungsi Website
2. Kualitas dan Produktivitas Konten
3. Kualitas Backlink yang Didapatkan Website Kompetitor
4. Strategi Konten dan Bisnis Secara Umum yang Dilakukan Kompetitor
5. Lama Waktu yang Digunakan Kompetitor Agar Dapat Ranking di Kata Kunci Tertarget
Lima poin inilah yang admin jadikan sebagai dasar dari competitor analysis kampanye SEO klien di tempat admin bekerja sebagai SEO Specialist. Lalu, mengapa lima poin ini layak untuk Anda jadikan bahan informasi?
Admin akan menjawabnya lengkap di dalam artikel ini. Jadi, silakan simak baik-baik ya!
1. Tampilan dan Fungsi Website
![]() |
AI Slop Website Design |
Mengapa tampilan website admin masukkan ke dalam list? Alasannya sederhana. Tampilan website dapat memengaruhi kualitas user experience yang didapatkan.
Semakin bagus tampilan, serta fungsi interaksi yang disajikan relevan, maka semakin tinggi pula returning visitor yang didapatkan website tersebut. Pengunjung yang datang ke website seperti ini, betah berlama-lama di dalamnya.
Semakin lama mereka mengunjungi website maka semakin banyak pula turunan metrik engagement yang didapatkan. Lalu, bagaimana Anda dapat menilai website B dan C memiliki tampilan yang lebih menarik ketimbang website A?
Apakah hanya sekadar pendapat pribadi saja?
Tentu saja tidak ya. Pendapat pribadi memang bisa dijadikan sebagai salah satu acuan. Tetapi, Anda juga harus dapat memahami perkembangan tren desain website terbaru. Saat ini, kita bisa menemukan banyak website hasil generative AI.
Admin tidak bilang website hasil generative AI jelek, tetapi maraknya website seperti ini, menjadikan keperluan akan website yang benar-benar unik semakin tinggi. Personalisasi website semakin diperlukan.
Saat ini, dunia pengembangan website sedang mengedepankan dua style, yakni minimalisme dan maksimalisme. Penggunaan negative space pada konten juga semakin kuat terlihat.
Meskipun demikian, Anda tetap harus mempertimbangkan tren desain website ini pada niche bisnis yang Anda jalankan. Selain tampilan, Anda juga harus mempertimbangkan fungsi website yang dimiliki oleh kompetitor.
Baca Juga: 14 Web Design Trends to Keep up With in 2026
Pastikan fungsi website tersebut tidak hanya unik, tetapi juga sangat diperlukan oleh audiens bisnis Anda. Jika Anda tidak memiliki fungsi website seperti itu, Anda bisa mempertimbangkan untuk menggunakannya juga di kemudian hari.
2. Kualitas dan Produktivitas Konten
![]() |
Menempatkan Bio Author - Salah Satu Teknik E-E-A-T dalam Konten |
Poin kedua yang harus Anda perhatikan saat menerapkan competitor analysis adalah kualitas dan produktivitas konten. Untuk saat ini, konten yang berkualitas masih konten yang mudah dibaca dan mudah dipahami oleh audiens.
Penggunaan AI untuk penulisan konten tidak menjadi masalah selama kualitas hasil akhirnya terjaga. Peran human seperti content writer dan copywriter ahli tetap vital sebagai pengarah dan penentu taste bacaan.
Selain keterbacaan, Anda juga dapat memperhatikan beberapa elemen lain seperti penggunaan internal link, external link, referensi, bio author, data terbaru yang digunakan, outline, dan lain-lain pada konten kompetitor.
Perhatikan dengan baik seperti apa mereka menampilkan konten website mereka. Perlu diketahui konten website ini tidak hanya berupa blog, tetapi juga mencakup halaman jasa, produk, atau profil bisnis kompetitor.
Khusus untuk konten blog, Anda juga harus dapat memperhatikan kuantitas produksinya. Hitung dalam sebulan atau tiga bulan terakhir, berapa banyak konten blog yang mereka hasilkan.
Hasil analisis pada dua poin ini akan membantu Anda membuat konten website yang jauh lebih berkualitas, konsisten, dan berkala.
3. Kualitas Backlink yang Didapatkan oleh Website Kompetitor
![]() |
Backlink Naseonal dari Website Romi Saputra |
Backlink adalah link yang mengarahkan pengunjung dari website atau platform informasi tertentu menuju website utama Anda.
Backlink yang baik tentu saja adalah backlink yang relevan, berasal dari website yang aktif, reputasi tinggi, dan memiliki performa SEO yang tinggi. Anda bisa menggunakan tool seperti SEMrush untuk melihat backlink gap dengan kompetitor.
Baca Juga: Apa Hukumnya Membeli Backlink?
Catat setiap backlink yang mereka dapatkan setidaknya dalam satu atau tiga bulan terakhir. Hitung seberapa banyak mereka mendapatkan backlink yang memang berkualitas dan tidak sama sekali.
Termasuk dalam hal ini adalah memastikan kompetitor memiliki halaman profil bisnisnya tersendiri atau tidak. Lihat di Google My Business.
4. Strategi Konten dan Bisnis Secara Umum yang Dilakukan Kompetitor
Menjelang akhir, adalah Anda yang harus dapat memperhatikan seperti apa strategi konten yang mereka terapkan selain di website. Mengapa? SEO kan tentang website?
Iya, tetapi SEO secara filosofis bukan hanya tentang mengoptimalkan website.
SEO adalah tentang bagaimana Anda yang dapat mengoptimalkan brand-nya di semua jenis Search Engine, baik itu dari search engine konvensional seperti Google, Bing, Baidu, atau juga dari YouTube, media sosial, forum online, dan lain-lain.
Catat seberapa banyak media sosial yang kompetitor miliki. Catat seberapa banyak website UGC yang dimiliki kompetitor. Perhatikan juga visibilitas online mereka dari forum-forum online seperti Quora atau Kaskus.
Tidak berhenti sampai di situ saja, Anda juga harus dapat memahami seperti apa pergerakan strategi bisnis yang dilakukan oleh kompetitor. Dengan siapa mereka bekerja sama dan model bisnis apakah yang sedang mereka jelajahi.
Memahami dua hal ini akan membantu Anda memahami competitor gap yang dimiliki. Jika gapnya terlalu besar, maka Anda harus fokus memilih kompetitor lain yang lebih masuk akal untuk dikalahkan.
Tambahan, pemahaman yang baik akan dua hal ini juga akan membantu Anda merancang strategi segmented marketing yang jauh lebih matang.
5. Lama Waktu yang Digunakan Kompetitor Agar Dapat Ranking di Kata Kunci Tertarget
Terakhir adalah dengan memahami waktu yang diperlukan untuk kompetitor dapat ranking di kata kunci tertentu yang juga menjadi target Anda.
![]() |
Keyword Explorer Ahrefs |
Anda dapat melihatnya menggunakan fitur Keyword Explorer dari Ahrefs, masukkan kata kunci yang ditarget di kolom Keyword, lalu Ok.
Scrolling dan lihat bagian SERP Overview. Lakukan perbandingan hasil SERP Overview untuk satu atau tiga bulan terakhir. Perhatikan baik-baik perkembangan konten kompetitor untuk kata kunci tersebut di SERP.
![]() |
Organic Keywords - Melihat Pergeseran Konten Web Kompetitor Pada Kata Kunci Tertentu |
Selain dengan cara di atas, Anda juga dapat langsung melihat pergerakan kata kunci tertarget pada kompetitor melalui menu Organic keywords.
Tepat pada bagian Add Filter, tambahkan Keyword, pilih Contains, Phrase Match, dan masukkan kata kunci tertargetnya.
Cara ini dapat membantu Anda menyusun planning dan strategi SEO yang komprehensif dan berkala. Anda jadi paham kompetisi kata kunci tertarget yang akan Anda hadapi.
Kesimpulan
![]() |
Infografis - Competitor Analysis |
Inilah penjelasan lengkap tentang poin penting yang harus diperhatikan saat menerapkan competitor analysis. Penjelasan ini membantu Anda memahami bahwa proses analisis kompetitor untuk kampanye SEO bukan hanya soal produksi konten.
Sedikit tambahan, tentukan lama waktu yang akan Anda gunakan untuk competitor analysis. Karena bekerja di agency, admin memilih waktu satu minggu untuk riset. Anda tentu dapat menggunakan jangka waktu lebih lama atau sebentar.
Akhir kata, admin Naseonal.com mengucapkan terima kasih kepada para pembaca karena telah membaca artikel "Poin Penting yang Harus Diperhatikan Saat Menerapkan Competitor Analysis" sampai akhir.
Apabila Anda terbantu dengan penjelasan ini, admin berharap Anda juga dapat membagikannya kepada teman atau orang lain yang sekiranya membutuhkan.
Khusus Teman Blogger di Grup WhatsApp I'am Blogger
![]() |
Share IG Konten Stories Naseonal |
Teruntuk satu orang yang dapat memberikan komentar menarik dan relevan berkaitan dengan isi konten di atas, admin akan sharing konten blog Anda dengan desain Instagram seperti di atas di Instagram pribadi @andrimarzaakhda dan @nikunews.









Tidak ada komentar:
Tulis commentsBerikan komentar yang sopan dan jauh dari kata SARA